Dunia CCTV

perkembangan cctv

Diposting oleh :ajis
Jumat, 20 Januari 2017 - 10:21:47 WIB
bagikan berita     Dibaca: 780 kali



 

Teknologi CCTV terus berkembang di tahun 60an. Pertama-tama, kotak saklar yang ditambahkan. Switchbox A akan memungkinkan operator untuk beralih di antara kamera. Hanya satu kamera dapat dilihat pada satu waktu. Pada dekade 70an muncul Multiplexer, VCR (Video Recorder). Multiplexer memungkinkan layar dibagi menjadi beberapa frame pada monitor yang sama. VCR dapat merekam dengan mudah dan mendistribusikan video.

Pada tahun 80-an para ahli menemukan bahwa VCR recorder telah banyak masalah. Kualitas rekaman sangat rendah. Kombinasi gambar kamera beresolusi rendah, kaset video yang berkualitas rendah dan solusi teknologi yang sudah tidak bisa dipakai lagi. Karena gambar

Menjadi buram dan tidak jelas.

 

Perkembangan dari DVR Card ke DVR Standalone yang fungsi pertamanya untuk membebaskan ketergantungan dari perngopreasian PC. Didalamnya sendiri dilengkapi dengan kehadiran Hard Disk yang berguna sebagai media perekamnya, DVR Standalone diberikan untuk menggantikan DVR Card dan seiring berjalannya jaman, DVR Standalone sendiri sudah dapat menyeimbangkan kemampuan DVR Card.

 

CCTV Generasi Berikutnya dari sistem CCTV tiba di pertengahan tahun 90an. Teknologi pertama ini berbasis komputer Digital Video Recorder (DVR). DVR memungkinkan gambar yang akan direkam dapat resolusi yang lebih tinggi dari sebelumnya. DVR Card, yaitu sekeping board yang di plug in ke slot PCI dari PC, da menggantikan fungsi spilter Multiplexer dan perekaman analog dengan Video Cassettes Recorder (VCR). Jadi intinya fungsi DVR Card seperti hardware tambahan PC yang hanya bisa dijalankan dengan mengoperasikan komputer.

 

DVR yang otomatis dan tidak pernah memerlukan campur tangan pengguna. Ketika saatnya untuk melihat gambar direkam, DVR terus merekam , Gambar adalah waktu dan tanggal dicap dan sangat mudah untuk meninjau. DVR menggunakan IP (Internet Protocol) teknologi memungkinkan pengguna jauh berwenang untuk melihat, mengirim dua audio yang cara, sepenuhnya mengontrol kamera dan sistem itu sendiri melalui jaringan area lokal (LAN), wide area network (WAN) atau melalui internet. Dengan akses yang fleksibel seperti itu, generasi modern dari kamera CCTV dapat dioperasikan secara jarak jauh dari pusat kontrol atau, bahkan di mana saja dengan akses internet. Sama, gambar digital berkualitas tinggi dapat dialirkan mana saja dan ditangkap di lokasi yang nyaman dan aman. Tapi ini bukan hanya platform operasi yang telah dikembangkan secara signifikan; teknologi kamera terlalu memungkinkan fungsi jauh lebih.

 

 

 

Kamera generasi hari ini dapat PTZ – pan, tilt dan zoom, memiliki pilihan resolusi yang lebih tinggi, berbagai macam lensa dan juga mampu beroperasi dalam ‘penglihatan pada malam hari. Audio juga sekarang bagian dari teknologi DVR CCTV. Seorang operator sekarang dapat menyinkronkan gerakan video berbasis peristiwa dengan analisis audio. Dua cara penularan audio memungkinkan operator untuk pertanyaan penyusup mungkin, memberikan instruksi kepada staf dan untuk merekam / cari / memutar ulang baik dalam bentuk audio dan visual. Generasi berikutnya DDTV DVR sistem yang kompatibel dengan teknologi kamera sebelumnya, dan scalable, fleksibel dan dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem manajemen lainnya, seperti kontrol akses dan sistem manajemen gedung.

 

 

Pada Tahun 1996 oleh perusahaan Axis Communication, Axis Communication merupakan perusahaan yang berasal dari Swedia dengan fokus usaha pada TC / IP protocol. Axis Neteye merupakan teknologi dengan sistem terpusat yang menggunakan web server internal untuk kameranya.

Pada tahun 1999, Axis Neteye akhirnya menggunakan Linux untuk mengoperasikan kameranya. Axis kemudian mengeluarkan Ip Camera lain yang bernama Vapix. Berbeda dengan pedahulunya, Vapix menggunakan stander HTTP dan protocol real time streaming.

Pada tahun 1999, Mobotix muncul sebagai salah satu pesaing kuat. Mereka merupakan perusahaan pertama yang menggunakan sistem terdesentralisasi yang sudah digabungkan dengan linux. Sedangkan pada tahun 2005, Intellio muncul dengan inovasi baru mereka yang menggunakan sistem analisis isi video secara onboard atau onboard video content analytics (VCA).

IP CAM yaitu Sistem yang mendistribusikan video/audio melalui kabel jaringan dan wireless dengan memakai protokol TCP/IP yang siap di integrasikan dengan infrastruktur masa depan. Umumnya sistem ini dibangun dengan adanya network camera, switch power over ethernet, network video server/encoder dan software video management.

Sebagai teknologi yang canggih yaitu dengan resolusi tinggi, kompresi video digital dan teknologi TCP/IP via jaringan internet, dimana saat ini pengawasan suatu area tersebut dapat dilakukan tanpa batasan jarak waktu, telah membuat CCTV system menjadi sangat mudah penggunaannya dan harganya terjangkau, sehingga menjadikannya pilihan yang populer untuk digunakan oleh banyak pihak pemerintah, swasta maupun individu.

Penggunaan teknologi CCTV System di berbagai bidang bertujuan memantau situasi secara realtime seperti mengawasi area berbagai tempat, mengawasi aktifitas karyawan, aktifitas produksi, mengurangi mencegah kecurangan dan penipuan, mencegah kehilangan barang dan kerugian material, dan masih banyak lagi manfaat lainnya





sejarah dan perkembangan cctv
cctv AHD
perbedaan cctv ANALOG dengan cctv AHD
5 sofwere yang digunakan di internet
cara melihat cctv dari hp


0 Komentar :


Isi Komentar :

Nama:
Website:
Komentar:
 
 (masukkan 6 kode di atas)